Kedua tim terus melakukan jual-beli serangan di sisa babak pertama.
Hingga akhirnya, timnas Uruguay hampir menjebol gawang timnas Korea Selatan untuk kali kedua lewat sundulan Diego Godin.
Sialnya, sundulan Godin usai menerima sepak pojok Federico Valverde masih membentur tiang gawang Seung-Gyu.
Peluang tersebut sekaligus menutup babak pertama dan skor sama kuat tanpa gol mewarnai jeda turun minum.
Di babak kedua, pertandingan masih berjalan sengit antara kedua tim dengan saling melancarkan serangan satu sama lain.
Akan tetapi, hingga laga berjalan satu jam, baik Uruguay maupun Korea Selatan masih belum mampu mencetak satu gol pun.
Tak kunjung mampu mencetak gol, pelatih timnas Uruguay, Diego Alonso, mengubah strateginya dengan memasukkan Edinson Cavani pada menit ke-64.
Cavani masuk menggantikan sesama penyerang gaek La Celeste yang menjadi starter dalam laga itu, yakni Luis Suarez.
Namun, meskipun Cavani masuk, Uruguay tidak kunjung mampu mencetak gol ke gawang Korea Selatan pada pertandingan kali ini.
Uruguay hanya mampu mencatatkan peluang pada menit ke-81 lewat tendangan placing kaki kanan Darwin Nunez.
Hanya saja, sepakan penyerang Liverpool itu masih melebar di sisi kiri gawang timnas Korea Selatan.
La Celeste kembali membahayakan gawang Korea Selatan pada menit ke-90+1 lewat tendangan Fede Valverde.
Akan tetapi, bola hasil sepakan Valverde masih membentur tiang gawang sebelah kanan Korea Selatan.
Hingga laga berakhir, kedua tim tidak kunjung mampu mencetak gol dan pertandingan pun berakhir dengan skor 0-0. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Jeddah Banjir: Dua Tewas, Sekolah dan Universitas Tutup, Sejumlah Penerbangan Tertunda







