Empat Negara ASEAN Ini Kompak Akan Daftarkan Kebaya ke UNESCO

Kebaya, menurut pernyataan NHB, “mewakili dan merayakan sejarah bersama di wilayah tersebut, mempromosikan pemahaman lintas budaya dan terus hadir serta secara aktif diproduksi dan dikenakan oleh banyak komunitas di Asia Tenggara.”

“Kebaya telah, dan terus menjadi, aspek sentral dalam representasi dan tampilan warisan budaya dan identitas Melayu, Peranakan dan komunitas lainnya di Singapura, dan merupakan bagian integral dari warisan kami sebagai kota pelabuhan multikultural, dengan hubungan lintas Asia Tenggara dan dunia,” ujar CEO NHB Chang Hwee Nee.

CEO NHB Chang Hwee Nee memaparkan bahwa nominasi bersama ini menggarisbawahi multikulturalisme dan akar bersama mereka di wilayah tersebut.

Pengajuan penawaran multinasional ini diawali dari Malaysia yang mengusulkan dan mengoordinasikannya.

Ide ini sudah dibahas dalam rapat kerja sejumlah negara tahun 2022.⁣

Dari hasil rapat, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand setuju untuk bekerja sama dalam nominasi.

Kemudian antara Agustus hingga Oktober, NHB mengadakan 6 diskusi kelompok dengan 48 peserta untuk mencari pandangan tentang nominasi. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi