Tak hanya tempat-tempat wisata di atas, Sandiaga juga menyebut destinasi wisata lainnya agar bersiap menyambut Nataru seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Puncak Bogor dan Bali.
Selain itu juga ada lima destinasi super prioritas dan desa-desa wisata juga harus melakukan persiapan.
Untuk turis asing, Sandiaga mengatakan selain dari 5 negara seperti Australia, Singapura, Malaysia, India, dan Inggris, berdasarkan informasi dari perwakilan negara sahabat, turis dari Amerika, Austria dan Belanda juga menyatakan banyak yang berminat berkunjung ke tanah air saat momen Nataru nanti.
“Kami baru saja menerima Bapak Dubes AS, yang menyatakan banyak minat kunjungan dari AS khususnya dari pantai barat. Kami juga baru menyelesaikan dari Menteri Pariwisata Austria juga menyampaikan ada keinginan tinggi dari Austria dan Belanda,” ujar Sandiaga.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya memprediksi puncak mudik Nataru pertama pada 24-25 Desember 2022 dan puncak kedua 31 Desember 2022 dan 1 Januari 2023.
“Kita prediksikan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru, ini kita prediksikan tanggal 24-25 (Desember). Kemudian puncak arus yang kedua adalah 31-1 Januari,” kata Direktur Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Kemenhub, Junaidi dalam acara Forum Diskusi Transportasi, di Hotel Aryaduta Jakarta, Kamis (3/11/2022). (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Awas! Jangan Sembarangan Gelar Nonbar Piala Dunia 2022, Bisa Disanksi Denda Hingga Penjara







