Sudah ada 12 Kasus di Indonesia, ini Gejala dan Bedanya COVID-19 XBB dengan Flu Biasa

Oleh sebab itu, jika mengalami gejala tersebut, pasien sebaiknya beristirahat di rumah dan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

“Apabila mengalami gejala seperti itu, demi kewaspadaan, selama gejalanya ringan kan memang tidak terlalu mengkhawatirkan, tapi jelas perlu isolasi diri, pakai masker, jaga jarak dengan orang terdekat kita, istirahat di rumah,” katanya.

Sementara itu, menurut Mohammad Syahril, gejala-gejala Omicron XBB hanya akan muncul selama beberapa hari.

Setelahnya, pasien bakal kembali sehat dan gejala akan berangsur hilang.

Syahril mengakui penularan subvarian XBB ini memang mudah menular, namun tingkat keparahan dan kematiannya sangat rendah.

Beda Gejala Covid XBB dengan Flu Biasa

Meski sebagian besar gejala terlihat sama, namun baik Covid-19 maupun flu biasa memiliki sedikit perbedaan.

Pada Covid-19, pasien umumnya mengalami batuk kering, sementara pada kasus flu, pasien cenderung batuk berdahak.

Kendati demikian, dokter spesialis paru-konsultan RSUP Persahabatan, Fathiyah Isbaniah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada meski mengalami gejala batuk berdahak.

“Bisa aja Covid-10, ada infeksi sekunder, lalu batuk berdahak. Infeksi sekunder bisa dari kuman, mulut, apalagi para perokok, cepat sekali jadi infeksi,” ujat Fathiyah. (berbagai sumber)

Editor: Yayu

Baca Juga: Gerhana Bulan Total di Seluruh Indonesia 8 November 2022, Cek Jadwalnya di Kalsel