Menteri Pertanian Bantah Stok Beras RI 2022 Menipis: Justru Melimpah dan Surplus

Jumlah itu juga mengalami peningkatan sebanyak 1,25 juta ton atau 2,30 persen dibandingkan produksi padi di 2021 yang sebesar 54,42 juta ton GKG.

Luas sawah yang dipanen pada 2022 mencapai sekitar 10,61 juta hektar, mengalami peningkatan sebanyak 194,71 ribu hektar atau 1,87 persen dibandingkan luas panen padi di 2021 yang sebesar 10,41 juta hektar.

Produksi beras pada Januari-Juni 2022 sebesar 18,54 juta ton beras.

Kemudian, prognosa Juli-Desember 2022 mencapai 13,53 juta ton beras.

“Jika melihat data yang ada neraca ketersediaan beras kita sangat-sangat aman,” katanya lagi.

Syahrul mengatakan impor beras juga tidak dilakukan sejak 2019 karena stok masih aman. Jika impor dilakukan, hanya beras khusus dan beras pecah lain-lain (menir).

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah melalui Bulog akan membeli beras dari petani dengan harga berapa pun karena cadangan beras menipis.

“Beras memang sudah ratas (rapat terbatas) ditugaskan oleh presiden agar Bulog segera membeli panen dari petani dengan harga berapa pun,” ungkapnya. (berbagai sumber)

Editor: Yayu