Inflasi Indonesia Meroket, Rupiah Tembus Rp15.302 per Dolar AS

Hal ini lantaran kebijakan yang diambil oleh The European Central Bank (ECB).

Risk off sentimen menyebabkan imbal obligasi AS menurun, namun dolar AS sendiri melemah terhadap euro oleh ekspektasi ECB yang akan lebih agresif dan poundsterling yang menguat setelah menkeu Inggris membatalkan rencana pemangkasan pajak,” jelasnya. (berbagai sumber)

Editor: Yayu