Beberapa Jenazah Korban Kerusuhan Laga Arema vs Persebaya Belum Teridentifikasi
WARTABANJAR.COM - Data terbaru tercatat ada 130 orang meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC vs Persabaya Surabya, Sabtu (1/1/2022) malam.
Ada pula korban luka mencapai 260 orang yang dirawat di dua rumah sakit di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dilansir live Metro TV, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan korban meninggal masih belum seluruhnya terindentifikasi.
Pihak Dinkes Kabupaten Malang mengimbau keluarga korban meninggal dunia untuk membawa foto atau identitas untuk mengindentifikasi korban.
Dinkes Kabupaten Malang membuka posko di kantor Dinkes Kabupaten Malang untuk update informasi korban.
"Dipusatkan di kantor Dinkes. Bisa membawa foto atau identitas," ucapnya.
Sebelumnya Kadivhumas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, menyatakan, Mabes Polri juga siap mengirim tim DVI Dokkes Polri ke Malang untuk mendukung kerja DVI Polda Jatim dan dokter setempat.
“Minggu siang ini Tim DVI segera berangkat ke Malang,” ujar Dedi.
Dedi menegaskan, pengiriman Tim DVI Mabes dilakukan untuk percepatan identifikasi korban dan fokus untuk memberikan pertolongan medis kepada korban yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit.
Sementara itu Polda Jatim sekarang tengah bekerja sama dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator pertandingan dan stake holders terkait. Polda Jatim terus mengumpulkan bukti dan petunjuk dalam menginvestigasi tragedi tersebut.
Terjadinya kerusuhan dipicu oleh kekecewaan supporter atas kekalahan yang diderita Arema 2-3 melawan Persebaya Surabaya.(aqu)
Baca Juga
Breaking News Angin Kencang dan Pohon Tumbang di Jalan Veteran
Editor Restu