“Momen-momen seperti ini agar bisa senantiasa digalakkan di Kalsel, terutama di lahan-lahan bekas tambang agar alam tetap terjaga. Terlebih penananam ini sangat berkontribusi terhadap SDGs poin ke 13 terkait dengan penanganan perubahan iklim dan 15 terkait Melindungi, Merestorasi dan Meningkatkan Pemanfaatan Berkelanjutan Ekosistem Daratan, Mengelola Hutan Secara Lestari, Menghentikan Penggurunan, Memulihkan Degradasi lahan, serta Menghentikan Kehilangan Keanekaragaman Hayati,” bebernya.

Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah berharap, program ini bisa terus berjalan.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya PT SMI maupun LMI dan berharap kegiatan ini terus berkesinambungan agar manfaatnya benar-benar dirasakan anak cucu kita. Tak lupa terimakasih juga kami ucapkan kepada para komunitas dan relawan. Saya berharap masyarakat nantinya berperan aktif dalam mengawal program ini,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ismail Fahmi mewakili Bupati Tanah Laut yang berhalangan hadir.
“Kami sangat mengapresiasi dan akan selalu mendukung program yang digagas oleh LMI dan PT SMI. Semoga ini menjadi momentum kita semua dalam menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan demi kehidupan anak cucu kita nanti,” tutupnya. (Adi/*)
Editor : Hasby







