Pelaku UMKM Tanah Bumbu Asah Keterampilan Bikin Video Promosi Produk
WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Membangkitkan geliat pelaku UMKM di Tanah Bumbu, terutama dalam hal promosi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispersip) Tanah Bumbu menggelar pelatihan pembuatan video promosi produk mereka.
Kegiatan yang berlokasi di aula kantor Dispersip Tanah Bumbu itu diikuti 60 peserta, Rabu (14/9) kemarin.
Peserta pum antusias mengikuti pelatihan tersebut, terlebih elama ini cukup tergerus potensi dan penghasilannya, akibat dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19.
Demi menepis anggapan bahwa digitalisasi produk merupakan hal yang sulit bagi UMKM berkembang, dimana hal tersebut berbanding dengan manfaat dari digitalisasi ini yang dapat meningkatkan potensi pemasaran produk dari pelaku UMKM.
Kepala Dispersip Tanah Bumbu, Yulia Rahmadani melalui Sekretarisnya Muhammad Saleh mengatakan, tujuan utama kegiatan ini, untuk dapat memberikan peningkatan pengetahuan dan nilai tambah dalam mempromosikan produk berbagai pelaku UMKM yang ada di Tanah Bumbu. Melalui media promosi yang menarik hingga dapat menjangkau konsumen di berbagai belahan dunia.
"Wajar Perpustakaan memberikan fasilitas bagi literasi lewat berbagai kegiatan peningkatan potensi, kreatifitas, skill demi kesejahteraan masyarakat," katanya.
Sejak Tahun 2018 Perpustakaan Nasional telah meluncurkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang membantu masyarakat untuk hidup lebih cerdas dan maju.
“Dispersip memfasilitasi kegiatan masyarakat agar dapat meningkatkan keterampilannya dalam peningkatan kesejahteraan. Selain itu, UMKM harus punya daya tarik berbeda sehingga bisa menjangkau pelanggan dalam pemasaran produknya,” ujar Saleh.
Salah seorang peserta pelatihan, Ria Ayu Apriliani sebagai Pelaku UMKM Makanan Olahan dari Kecamatan Simpang Empat Kabupeten Tanah Bumbu, menyatakan dirinya sudah sering mengikuti pelatihan UMKM sejak usahanya pertama berdiri pada tahun 2017.
Ia mengungkapkan, betapa pentingnya seperti pelatihan pembuatan video iklan, untuk mempromosikan produk dagangan mereka, yang harus lebih diupgrade (ditingkatkan). Pelatihan juga memberi dampak baik, agar para pelaku UMKM bisa menaikkan jumlah permintaan pembeli dan nilai jual produk.
“Dengan pelatihan ini saya bisa belajar membuat iklan produk melalui video dan digitalisasi, dengan mengetahui dasar ilmu atau pembelajaran yang diberikan," kata Ayu.