WARTABANJAR.COM - Seorang Camat Payakumbuh Timur, Sumatera Barat dicopot dari jabatan usai berpose ala Citayam Fashion Week, Selasa (9/8).

Diketahui ASN bernama Dewi Novita berlenggak-lenggok di zebra cross jalan raya dengan mengenakan seragam dan pakainan tenun.

Kacamata hitam menghiasi wajahnya. Namun, konten itu malah jadi boomerang bagi Dewi yang berujung pada pemecatan terhadap dirinya.

Ia mengungkapkan rasa kecewanya melalui akun TikTok-nya @dewi.centong, yang kini telah diprivasi.

Dilansir akun @lambe_turah, Dewi mengatakan dirinya adalah seorang camat di Kota Payakumbuh dan membuat video viral ala Citayam Fashion Week.

Tak disangka postingannya dikomentari MUI Kota Payakumbuh.

"Mulai dari komen MUI itulah malapetaka hadir. Karier yang aku bangun sekian lama hancur hanya gara-gara komen MUI yang sangat tidak objektif," tulisnya pada video di TikTok.

"Dengan melaporkan aku ke Walikota Payakumbuh dan akhirnya aku diberhentikan menjadi Camat di Payakumbuh Timur. Terima kasih MUI Kota Payakumbuh sudah membuat hancur semua impian aku," tulisnya lagi

Sebelumnya Dewi mengaku terinspirasi Citayam Fashion Week untuk menampilkan kerajinan tenun yang jadi kebanggaan kotanya.

Tenun Balai Panjang itu bahkan telah tampil di London Fashion Week. Makanya, ia berharap bisa terus mengenalkan kerajinan tenun dengan catwalk bertajuk Simpang Benteng Fashion Week.

"Semoga waktu kita akan berjumpa kembali entah sebagai apa. Terima kasih atas dukungannya selama ini," tulis Dewi.

Akun @muipayakumbuh berkomentar di salah satu konten Dewi meminta agar menghapus video ala Citayam Fashion Week karena beberapa pertimbangan.

MUI Payakumbuh menilai konten tersebut tidak sesuai dengan agama dan budaya atau adat Minangkabau.

"Jangan latah mengikuti apa yang sedang tren/viral karena ibu adalah pejabat publik yang akan menjadi contoh/tauladan bagi masyarakat," tulis komentar MUI Payakumbuh.

"Setahu kami, pakaian para bundo kanduang melekat dengan identitas kehormatan dan harga diri yang tinggi. Jadi, sama sekali tempatnya bukan di jalanan," tulis MUI Payakumbuh.(aqu)

Baca Juga

Satu Tersangka Perkelahian Gubenur Soebardjo Ditangkap