Dinkes HST dan Rutan Barabai Perpanjang Kerja Sama Pelayanan Kesehatan Warga Binaan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai memperpanjang Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi warga binaan tetap berjalan secara berkelanjutan.
Perpanjangan kerja sama tersebut dilakukan oleh Kepala Dinkes HST dr. Hj. Desfi Delfiana Fahmi, M.M. bersama jajaran dengan Kepala Rutan Kelas IIB Barabai Nanang Badruzzaman beserta jajaran.
Melalui kerja sama ini, kedua instansi melanjutkan koordinasi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di lingkungan Rutan Barabai.
Cakupannya tidak hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi juga upaya pencegahan penyakit dan pemantauan kondisi kesehatan warga binaan.
Beberapa hal yang menjadi bagian dari kerja sama tersebut meliputi pelayanan promotif dan preventif, pemeriksaan kesehatan, skrining kesehatan, serta penanganan dan pengendalian penyakit menular.
Dinkes HST juga memberikan dukungan sumber daya manusia (SDM) kesehatan serta melakukan koordinasi terkait kelayakan air minum di lingkungan Rutan.
dr Desfi mengatakan perpanjangan PKS tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan bagi warga binaan.
Baca juga: Bangkai Kapal Virgo Masuk ke Kedalaman 29 Meter, Tim Penyelam TNI AL Pasang Tali Tambat
Baca juga: Asap Ganggu 16 Penerbangan di Palangka Raya, Garuda Terpaksa Mendarat di Balikpapan
“Perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan koordinasi dalam pelayanan kesehatan, termasuk promotif, preventif, skrining, serta penanganan dan pengendalian penyakit. Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sementara itu, Nanang Badruzzaman mengatakan kerja sama dengan Dinkes HST menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
“Kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah sangat penting dalam mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, kami berharap pelayanan kesehatan dapat semakin optimal, termasuk dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujar Nanang.