Sementara itu, Thomas pun mengomentari performa timnya secara umum. Kendati Persija memenangkan pertandingan dengan skor 2-1, ia menilai timnya seperti berhenti bermain sepak bola di 45 menit kedua.
Thomas berpendapat kesalahan ini bukan lah masalah yang disebabkan oleh formasi, melainkan kemampuan pemain dalam menjalankan sistem permainan. “Masalah hari ini karena kami mempunyai banyak kesempatan namun tidak bisa mencetak gol dan kami pun banyak kehilangan bola di lini tengah. Saya tekankan bahwa semua sistem mempunyai masalahnya sendiri kalau para pemain terlalu mudah untuk kehilangan bola,” ucap Thomas.
“Kami tidak bisa mengandalkan keberuntungan saja dalam bermain. Saya merasa di babak kedua kami bermain buruk. Semua sistem sepakbola akan terlihat buruk jika pemainnya tidak bisa memainkan sistem itu. Hal ini tidak ada hubungannya dengan kesalahan formasi. Untuk kedepannya tim ini harus bermain lebih baik dengan sistem permainan saya,” katanya melanjutkan.(aqu)
Editor Restu







