Pertamina Kembangkan Ekowisata Mangrove dan Konservasi Bekantan, Raih Predikat Gold di Ajang E2S 2022
Ajang penghargaan ini bertujuan salah satunya sebagai media untuk penyebaran informasi tentang pencapaian program CSR unggulan dan mengampanyekan kinerja industri dan kontribusi serta kemajuan dunia usaha Indonesia untuk menjawab isu-isu global yang terkait dengan pengelolaan lingkungan.
Selain itu, ajang penghargaan ini juga ditujukan untuk mempersiapkan diri bagi perusahaan untuk menghadapi penilaian PROPER.
Ajang E2S Proving League pada tahun 2022 ini mengambil tema “CSR Collaborations : Building Community Resilience and Local Livelihoods Generation”.
Kegiatan presentasi yang dilakukan oleh peserta dilaksanakan pada tanggal 23-24 Juli 2022 melalui Daring-Zoom. Para peserta diminta untuk mempresentasikan terkait manfaat program CSR Perusahaan untuk local hero dan program CSR Perusahaan bagi manajer/CSR Terkait. E2S Proving League 2022 diikuti oleh 22 peserta peraih Emas dan kandidat Emas di Proper 2021.
Pada acara pengumuman pemenang E2S Proving League 2022 pada Jum’at (29/7), pakar CSR dari Universitas Padjajaran Resny Resnawaty menyampaikan, pada ajang ini Program CSR yang ditampilkan oleh perusahaan sangat bervariatif dan memberikan dampak yang luar biasa bagi masyrakat yang berada disekitar wilayah operasional perusahaan.
Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro menyampaikan, dengan publikasi masif melalui sejumlah instrument dan peningkatan kordinasi dengan stakeholder pengambil kebijakan potensi virus positif yang telah diciptakan dan ditanamkan oleh perusahaan akan dapat menyebar dan diduplikasi oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selaku Local Hero, Amalia Rezeki mengucapkan selamat kepada PT Pertamina Integrated Terminal Banjarmasin yang telah meraih penghargaan CSR predikat Gold pada kategori CID/CSR Manager Performance.
“Ini adalah buah perjuangan bersama yang terbangun sejak tahun 2015. Pertamina konsisten mensupport Pelestarian bekantan yang diinisiasi oleh Sahabat Bekantan Indonesia," kata Amalia.
Pihaknya sangat merasakan dampak positif sinergisitas melalui kolaborasi dari aspek konservasi, sekarang berkembang hingga meningkatkan aspek sosial ekonomi masyarakat dengan program ekowisata bekantan - mangrove rambai center, kawasan Pulau Curiak, Kalimantan Selatan.