WARTABANJAR.COM, SEMARANG- Hasil otopsi terhadap jenazah Kopda Muslimin di RS Bhayangkara Semarang telah keluar.
Dia dinyatakan tewas akibat keracunan.
Komandan Pomdam (Danpomdam) IV/Diponegoro, Kolonel CPM Rinoso Rudi menjelaskan dari hasil otopsi, kematian Kopda Muslimin diperkirakan 6-12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan pukul 13.30 WIB.
Ini sesuai dengan keterangan saksi bahwa jenazah ditemukan pukul 07.00 WIB di rumah orangtuanya di Kendal, Jawa Tengah.
“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan luka akibat kekerasan benda tajam atau benda tumpul,” kata Rinoso di RS Bhayangkara Semarang, Kamis (28/7/2022).
Ia menjelaskan ada tanda-tanda keracunan dari pemeriksaan dalam yang dilakukan dokter dalam otopsi.
“Dari pemeriksaan dalam didapat tanda mati lemas yang diduga oleh karena tanda pada otak atau keracunan,” tegasnya.







