Dalam pertemuan yang digelar secara tertutup, manajemen memberikan tiga opsi.
Pertama, penundaan keberangkatan hingga tahun depan tanpa refund, dan biaya keberangkatan tidak mengalami penambahan.
Kedua, perusahaan menahan US$7.000 sebagai uang muka tahun depan.
Ketiga, dana US$7.000 milik jemaah yang mengajukan refund ditahan hingga Jannah Firdaus mendapatkan jemaah baru.
“Masa iya kita disuruh jadi marketing Jannah Firdaus? Dalam opsi itu tidak ada sama sekali soal refund 100 persen. Padahal di MoU awal jelas-jelas ada,” kata Ramdani. (edj/viv)
Editor: Erna Djedi







