Kekacauan Melanda Sri Lanka, 38 Rumah Pejabat Dibakar Massa
Ukuran Huruf:
Namun, Presiden Rajapaksa terlihat tak ingin menyerahkan jabatannya.
Presiden Rajapaksa meminta warga untuk "tetap tenang dan berhenti melakukan kekerasan dan pembalasan melawan warga lain, terlepas dari afiliasi politik."
"Berbagai upaya bakal dilakukan untuk mengembalikan kestabilan politik lewat konsensus, sesuai dengan mandat institusional dan untuk menyelesaikan krisis ekonomi," kicau Rajapaksa dalam akun Twitter-nya. (*)
Editor: Erna Djedi