Link Live Streaming Pengamatan Rukyatul Hilal BMKG Penentuan Lebaran 2022/Idul Fitri 1 Syawal 1443 H

Lag atau selisih terbenamnya Matahari dan terbenamnya Bulan berkisar antara 19,19 menit di Merauke (Papua) sampai dgn 27,07 menit di Sabang (Aceh).
Kecerlangan Bulan (FIB) saat Matahari terbenam berkisar antara 0,18 % di Oksibil (Papua) sampai dgn 0,31 % di Sabang (Aceh).

Berdasarkan data-data tersebut di atas, pengamatan Rukyat Hilal pada 1 Mei 2022 hilal berpotensi terlihat (teramati), namun tergantung kondisi cuaca saat pengamatan disetiap lokasi pengamatan.

Masyarakat luas dapat ikut melihat Hilal penentu awal bulan Syawal 1443 H hari Ahad, 1 Mei 2022 pada sore hingga petang, secara langsung online (_live streaming_) dengan mengakses laman BMKG https://t.co/80AV8Pthxu dari rumah masing-masing.

“Untuk mengawali bulan Syawal 1443 H (2022 M) umat Islam Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman Menteri Agama Republik Indonesia melalui Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2022 setelah proses pengamatan hilal,” dalam cuitan akun resmi BMKG.

Berikut Lokasi Rukyat Hilal Syawal 1443 H oleh Tim BMKG (33 Tim)
Data hisab hilal saat Matahari terbenam pada Ahad, 1 Mei 2022
1. Tinggi Hilal 3,79° di Merauke, Papua s.d. 5,57 di Sabang, Aceh
2. Elongasi: 4,89° di Merauke, Papua s.d. 6,35° di Sabang, Aceh
3. Umur Bulan: 12,03 jam di Merauke, Papua s.d. 15,30 jam di Sabang, Aceh
4. Lag: 19,19 menit di Merauke, Papua s.d. 27,07 menit di Sabang, Aceh
5. Fraksi lluminasi Bulan: 0,18% di Merauke, Papua s.d. 0,31% di Sabang, Aceh. (BMKG)

Editor Restu