Dia menyangsikan keabsahan klaim tersebut sebelum ada kajian ilmiah lebih lanjut.

"Untuk menghindari efek plasebo, apalagi kalau kebetulannya cuma sekali, sembuhnya cuma sekali atau lima kali, itu enggak bisa kemudian diambil ditarik kesimpulan, bahwa [vaksin] itu bisa menyembuhkan," ungkap Daeng kepada wartawan, Sabtu (30/4/2022). (berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal