WARTABANJAR.COM – Ada aplikasi pengingat salat dan adzan curi data pribadi diungkap Siber Polda Metro Jaya.
Aplikasi ini ditemukan hape pintar (android) yang mengunduh (download) aplikasi di Playstore.
Total ada 11 aplikasi termasuk aplikasi pengingat salat dan adzan yang diam-diam mencuri data pribadi penggunanya.
Sebuah analisis melaporkan pergerakan aplikasi yang tersedia di Google Play Store, mengumpulkan data sensitif pengguna dan telah diunduh lebih dari 45 juta pemasangan aplikasi.
Data para pengguna tersebut berpotensi disalahgunakan yang sigifikan akibat dari keamanan server atau database yang buruk.







