Data Boeing menunjukkan hanya ada 30 pesanan pesawat 737 Max dari maskapai Rusia, Utair Airlines, tetapi sebagian besar maskapai penerbangan Rusia memesan jet dari Boeing dan menyaingi Airbus melalui perusahaan leasing.
Jadi kemungkinan ada lebih banyak pesawat Boeing yang ditujukan ke Rusia sebelum perang.
Bahkan jika sanksi dicabut, hubungan antara Rusia dan perusahaan leasing mungkin telah rusak secara permanen oleh langkah Rusia untuk menasionalisasi dan mengambil alih ratusan pesawat milik perusahaan tersebut.
Boeing juga melaporkan adanya tujuh pesawat 737 Max lainnya dipesan oleh maskapai Ukraina, SkyUp.
Kabar baik bagi Boeing adalah bahwa mereka mengalami peningkatan pesanan sebanyak 38 buah selama bulan Maret. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







