WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Guru Muhammad As'aduddin memberikan tausiah di YN'S Center pada kegiatan buka bersama dan tadarus atau khataman Alquran menjelang buka dan membaca haul jama, Rabu (6/4/2022).

Dirinya menyampaikan tentang wajibnya puasa sebagai bentuk ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Orang yang berpuasa karena hatinya hanya beriman kepada Allah SWT dan hanya semata-mata meminta balasan kepada Allah SWT. Maka Allah SWT mengampuni akan dosa-dosanya," ujarnya.

Kemudian, setelah puasa selama satu bulan maka akan menjadikan jiwa seseorang itu bisa lebih bertakwa kepada Allah SWT.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberkahi kita lahir maupun batin untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh," ujarnya.

Diungkapkannya, bahwa Allah SWT juga akan memberikan Rahmatnya kepada para hambanya yang senantiasa menjalankan Silaturahmi.

"Alhamdulilah dengan silaturahmi ini mudah mudahan kita bisa meningkatkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah SWT dan mudah mudahan kita juga selalu mendapat keberkahan dalam bersilaturahmi," tuturnya.

Lebih lanjut, pada bulan Ramadhan ini merupakan momen yang sangat bagus untuk bertadarus dan berkhatam Alquran sebagai upaya untuk selalu mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

"Waktu tadarus yang tepat di bulan ramadhan sebenarnya semuanya bagus, namun yang paling ditekankan untuk kita bertadarus itu pada waktu tengah malam atau di waktu sahur," jelasnya.

Hal itu tidak memandang seberapa banyak mampu untuk membacanya yang terpenting adalah istiqomahnya.

"Walaupun tidak terlalu banyak tapi yang penting kita selalu istiqomahnya setiap hari atau setiap malam," pesannya.

Ketua YN'S Center H Yuni Abdi Nur Sulaiman mengatakan, pada hari keempat Ramadhan 1443 H ini merasa bersyukur pada kegiatan buka bersama dan tadarus ini Guru Muhammad As'aduddin telah bersedia hadir dan mau memberikan tausiahnya.

"Alhamdulilah pada hari keempat Ramadhan ini kita bisa kembali bersama sama melaksanakan buka bersama yang sebelumnya dimulai dengan khataman Al-quran terlebih dahulu," ujarnya.

Terlebih lanjutnya, mendapat tausiah oleh Guru Muhammad As'aduddin dan dihadiri para santri dari majelis taklim Sholawat Mahabbah dari kecamatan Banjarmasin Utara.