Pascapenetapan Kota Banjarbaru PPKM ke Level 3, Wawali Instruksikan Ini

WARTABANJAR.COM, BAJNARBARU – Pemerintah pusat telah menetapkan 7 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan masuk dalam asesmen PPK level 3.

Salah satu dari 7 kabupaten/kota yang masuk asesmen level 3 tersebut, adalah Kota Banjarbaru.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru langsung menggelar rapat koordinasi dengan Forkompimda di Aula Gawi Sabarataan, Selasa (15/2/2022) siang.

Hadir pula Kepala Satpol PP, Kepala Disporabudpar, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Direktur RSDI yang diwakili Kabag Tata Usaha, serta Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru.

Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono, saat memimpin rapat, memberikan arahan pelaksanaan percepatan vaksinasi lansia dan anak-anak agar dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga target vaksinasi tercapai.

“Ini adalah mengantisipasi meledaknya kasus yang terpapar Covid-19. Jangan sampai terjadi pada tahun lalu,” ucapnya.

Wartono juga menginstruksikan kepada semua pihak yang terkait yaitu Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar melakukan antisipasi atas lonjakan kasus.

Seperti penambahan bed untuk pasien, sekolah-sekolah melaksanakan PTM terbatas, dan melakukan evaluasi data perkembangan masyarakat yang melakukan Isolasi Mandiri (Isoman) dengan Kecamatan dan Kelurahan, agar semua warga yang melakukan isoman mendapatkan bantuan.

“Alhamdulillah rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini sudah menemukan satu visi. Jadi untuk camat, lurah, RT-RW, Babinsa, bhabinkamtibmas bekerjasama untuk mendata yang sedang Isoman langsung koordinasi dengan BPBD untuk menyiapkan segala sesuatu termasuk makanan siap saji,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru, AKBP Nur Khamid SH SIK MM, menyampaikan perlunya sinergi antara Lurah, TNI – POLRI dan pihak yang terkait untuk mensukseskan capaian vaksinasi lansia.

“Dan untuk vaksinasi sekolah, beliau mengusulkan agar Dinas Pendidikan memberikan reward and punishment kepada sekolah terhadap penyelenggaraan vaksinasi terhadap anak usia 6 hingga 11 tahun.,” katanya.

Apabila sekolah yang kurang capaian vaksinasinya, lanjut dia, akan di tinjau langsung oleh Polres, Dinkes, Disdik dan Tim Vaksinasi.

“Kami Polres Banjarbaru sudah melakukan inovasi yaitu razia vaksin yang telah diikuti oleh Polres lainnya. Karena himbauan vaksinasi saja dirasa tidak cukup supaya masyarakat sadar akan pentingnya vaksinasi ini,” ujarnya.

Terkait penetapan Kota Banjarbaru dengan status PPKM Level 3, Kapolres berharap semua pihak bisa bersinergi, saling support, kompak, dan bersama-sama melakukan sosialisasi, jangan sampai ketika jam 11 malam masih ada cafe yang buka.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Lia Astuti SSTP MM, dalam rapat menyampaikan capaian vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sudah mencapai angka di atas 70 persen.

Kemudian Disdik Kota Banjarbaru juga sudah mengirim surat ke Kementerian Agama Kota Banjarbaru, agar segera melaksanakan vaksinasi kepada siswa di Pesantren.

Lia juga menyiapkan surat edaran kepada sekolah-sekolah agar menyelenggarakan PTM terbatas 50 persen.