Apabila di sekolah yang terpapar kurang dari 5 persen, maka akan diliburkan dan melaksanakan pembelajaran secara daring selama liam hari.
Apabila di sekolah yang terpapar lebih dari 5 persen maka akan diliburkan dan melaksanakan pembelajaran secara daring selama 12 hari.
Hal tersebut mengacu pada SKB 4 menteri, yang dimana kegiatan ekskul juga ditiadakan.
Dalam kesempatan lainnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Abu Yazid Bustami, menyampaikan situasi kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru saat ini.
Yakni untuk jumlah kasus yang terpapar saat ini sebanyak 286 orang yang terkonfirmasi positif, sedangkan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru sebanyak 62 orang. Dan untuk kematian dari Bulan Januari 2022 sebanyak 7 orang.
Abu Yazid Bustami juga menyampaikan capaian vaksinasi Kota Banjarbaru saat ini untuk anak 72% dan untuk lansia 64%. Logistik vaksin untuk anak dosis ke-1 diperhitungkan sudah mencukupi.
Namun harus bertahap mengambil vaksin ke Provinsi, dikarenakan harus memperhitungkan masa experid vaksin dengan jumlah sasaran yang ada.
Untuk upaya antisipasi, Dinkes sudah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Idaman maupun Swasta untuk memperhitungkan jumlah Tenaga Kesehatan (Nakes), ketersediaan obat, bed, dan kelengkapan lainnya agar bisa mengatasi lonjakan pasien covid-19.
Selain itu, Dinkes Kota Banjarbaru telah menambah 2 tim vaksinasi, sehingga total sudah ada 25 tim vaksinasi di Kota Banjarbaru, dan diharapkan target 1 hari bisa tercapai 5 ribu orang yang divaksinasi.
Kemudian rapat dilanjutkan paparan dari Direktur RS Idaman melalui Kabag Tata Usaha Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indra Wardhana. Beliau menyampaikan Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru telah menambahkan kapasitas bed pasien sebanyak 51.
Untuk ketersediaan tabung oksigen, dr. Danny memastikan persediaan tabung oksigen mencukupi untuk 15 hari ke depan dan pihaknya selalu memperhatikan apabila ada tabung oksigen yang habis agar segera diganti.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie menuturkan, mulai besok Gerakan Peduli Isolasi Mandiri (Garda Lima) sudah mulai disiapkan, bekerjasama dengan Camat, Lurah, dan Bhabinkamtibmas, untuk menyalurkan makanan siap saji kepada warga yang Isoman.
Pemerintah Kota Banjarbaru beserta jajaran telah melaksanakan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan kasus covid-19 yang terjadi saat ini, semoga upaya tersebut bisa berjalan dengan maksimal agar kasus covid-19 bisa menurun.
Naiknya PPKM Kota Banjarbaru ke level 3 berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 11 tahun 2022. Yang dimana selain Kota Banjarbaru, ada beberapa Kabupaten/Kota yang masuk dalam level 3 ini. Seperti Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kota Banjarmasin.
Sedangkan sesuai Instruksi Forkopimda Kota Banjarbaru Nomor:180/3/KUM/2022, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Penerapan PPKM Level 3, berlaku dari tanggal 15 Februari sampai dengan 28 Februari 2022. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi







