"Ya saya kaget saja dengan kejadian ini. Seandainya hebohnya karena telah mengharumkan nama Kalsel dan juga nama Indonesia di kancah internasional, ya kita sangat senang, tapi ini hebohnya malah karena kejadian yang tidak baik dan dianggap sebagai anggota teroris lagi," ucap Abu.

"Saat dia mengharumkan nama Kalsel dan Indonesia saja tidak seheboh ini, jangankan heboh, bantuan uang pembinaan saja tidak ada," lanjut Abu.

Pihak keluarga dan guru silat berharap, agar permasalahan ini bisa segera diurus dengan baik.

"Semoga saja bisa cepat selesailah masalah ini, terlebih lagi kami berharap MNR benar-benar tidak terlibat dengan aksi terorisme. Selain itu juga kami berharap pemerintah baik kota Banjarmasin maupun Kalsel bisa memberikan perhatian lah terhadap MNR, karena ia juga sudah mengharumkan nama daerahnya sendiri," harap Abu. MNR.

"Selain itu juga, MNR juga harus latihan terus untuk persiapan kejuaran silat di Palembang nanti," pungkas Abu. (qyu)

Editor: Erna Djedi