WARTABANJAR.COM, BARABAI – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Prabowo Subianto.

Penghargaan diserahkan melalui Bupati HST Samsul Rizal dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Barabai, Senin (17/8/2026).

Ketiga ASN tersebut menerima penghargaan berdasarkan masa pengabdian masing-masing. 

Drs. Ahmad Fathoni menerima Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian 30 tahun, Rahmawati 20 tahun, dan Ayup Eduardo 10 tahun.

Baca juga: Warga Ikuti Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Barabai HST

Baca juga: Pengendara di Banjarmasin Ikut Nyanyikan Indonesia Raya di Tepi Jalan Saat HUT ke-81 RI

Penganugerahan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 60/TK/2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Samsul Rizal menyampaikan apresiasi kepada ketiga ASN tersebut atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas masa pengabdian, tetapi juga dapat menjadi penyemangat bagi ASN lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi ASN lainnya di lingkungan Pemkab HST untuk terus berkarya dan berbakti kepada nusa dan bangsa, khususnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” ujar Samsul Rizal.

Ahmad Fathoni mengatakan Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghargaan negara terhadap ASN yang telah menjalankan pengabdian, dedikasi dan loyalitas selama kurun waktu tertentu.

“Bagi saya ini sangat membanggakan. Tak terasa 30 tahun lebih saya sudah mengabdi bekerja untuk nusa dan bangsa,” ujarnya.

Ia mengatakan, selama menjalankan tugas, dirinya lebih memilih menjaga kesungguhan dalam bekerja daripada menjanjikan hasil tertentu.

“Kalau disimak kembali perjalanan tugas selama 30 tahun ini, selama ini saya hanya bisa menjanjikan kesungguhan. Saya tak berani menjanjikan keberhasilan. Kebermanfaatan bagi masyarakatlah yang pada akhirnya menentukan,” tuturnya. (wartabanjar.com)