Jenis Masker Penangkal COVID-19 Omicron Rekomendasi dari Dokter

2. Silang tali masker

Saat digunakan, tali masker juga sebaiknya disilang. Ini untuk memperkuat dan meminimalisir celah atau lubang yang bisa dijadikan jalan masuk virus ke tubuh.

“Mulut, dagu, hidung ter-cover, jangan pakai maskernya longgar, lalu besinya itu dipencet,” kata Eric.

“Untuk penggunaan di dunia medis, double mask sebenarnya sudah cukup, ditambah knot and tuck. Pinggirannya disimpul atau diikat. kalau kemudian digunakan dengan baik ini bisa 85,6 persen (filtrasi),” tambahnya.

“Kalau mau pakai KN 94, artinya 94 persen filtrasi, ini tidak perlu didobel lagi. Kalau kemudian pakai yang N95, ini sebenarnya khusus untuk tenaga kesehatan. Lebih baik untuk masyarakat umum, (pakai) pakai masker biasa ditambah dengan masker kain, menurut saya jauh akan lebih baik.”

3. Masker kain untuk bagian luar

Masker kain hanya untuk penggunaan luar saat Anda menggunakan masker rangkap atau double masker. Anda juga harus rutin mencuci masker kain setiap kali habis digunakan.

Jangan biarkan masker kain basah, karena bisa meningkatkan risiko tumbuhnya jamur yang tentu berbahaya untuk kesehatan.

4. Jangan double masker medis

Tidak dianjurkan menggunakan masker rangkap dengan jenis sama. Misalnya masker medis digunakan bersamaan. Kata Eric, masker dobel itu adalah masker medis dengan masker kain.

“Bukan masker surgical dengan masker surgical, atau kain dengan kain. Menumpuk masker atau lebih dari 2, tidak akan menurunkan risiko paparan. Apalagi kalau pakai masker banyak, tapi tidak jaga jarak, tidak cuci tangan, tidak jadi lebih baik, protokol kesehatan harus diterapkan sesuai anjuran,” kata Eric.

Dengan kata lain, penggunaan masker bedah secara berlapis atau double tidak akan meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker.

5. Jaga kebersihan saat pasang masker

Pastikan tangan bersih saat memasang masker. Anda juga dilarang menyentuh masker yang digunakan, hindari menyentuh bagian depan masker ketika membuka masker dan buka masker dari belakang.

Setelah membuka masker, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer.

“Ganti masker itupun kalau bisa di tempat sendiri, cuci tangan baru ganti masker.” (brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal