SAR Malaysia-Indonesia Latihan Pencarian Pesawat ATR Hilang Kontak

Dikatakan Direktur Kesiapsiagaan Basarnas Pusat Agus Haryono, S.S, M.B.A, Kantor SAR Tarakan dan seluruh potensi SAR yang ada di Provinsi Kaltara melaksanakan latihan bersama (SAR Exercise) Malindo tahun 2021 antara pihak Indonesia dengan Malaysia.

“Dalam hal ini dari Indonesia diwakili oleh Basarnas dan didukung oleh seluruh potensi SAR yang ada di Kaltara kemudian pihak Malaysia diadakan bersama Civil Aviation Authority of Malaysia yang diwakili oleh Rescue Sub Centre (RSC) Kinabalu,” jelas Agus Haryono.

Tujuan SAREX Malindo 2021 meskipun dalam bentuk latihan posko lantaran dalam masa pandemi Covid-19, melatih kesiapsiagaan kedua negara dalam menghadapi kejadian kecelakaan penerbangan yang terjadi di wilayah perbatasan.

“Oleh karena itu untuk memelihara kesiapsiagaan kita, memelihara koordinasi yang sudah berjalan baik ini, Basarnas dan CAAM tetap melaksanakan program latihan SAR bersama ini meskipun kita laksanakan secara virtual karena kondisi pandemi. Jadi kondisi latihan ini kita laksanakan dalam bentuk command post exersice. Kita tidak mengerahkan unsur di lapangan karena kondisi sedang pandemi Covid-19. Jadi latihan ini tetap kita laksanakan tentunya tetap dengan mematuhi protokol kesehatan,” ujar Direktur Kesiapsiagaan Basarnas.

SAREX Malindo merupakan agenda rutin tahunan Basarnas dengan Malaysia karena sama-sama merupakan anggota dari International Civil Aviation Organization (ICAO) dan International Maritime Organization (IMO).

Sehingga Malaysia dan Indonesia wajib memberikan pelayanan SAR di wilayah tanggungjawabnya.

“Apabila terjadi kecelakaan pesawat udara ataupun kecelakaan kapal di wilayah perbatasan, tentunya ini menjadi tanggungjawab kedua negara untuk melaksanakan operasi SAR. Bagaimana kita dapat melaksanakan operasi itu secara baik, terkoordinir dan sinergi tentunya harus kita tingkatkan kesiapsiagaan salah satunya melalui program latihan bersama yang rutin kita laksanakan setiap tahun,” ungkapnya sembari menambahkan usai pelatihan akan dilaksanakan debriefing.

Dalam latihan koordinasi antara Rescue Sub Centre (RSC) Kinabalu dengan kantor SAR Tarakan, juga melibatkan seluruh potensi yang ada di Provinsi Kaltara antara lain Lantamal XIII Tarakan, Satrad 225, BMKG, Ditpolair Polda Kaltara, BPBD, AirNav Tarakan juga termasuk AirNav Makassar. (edj)

Editor: Erna Djedi