Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Resmikan 9 Titik Lembaga Penyalur BBM Satu Harga
Tiga di antaranya tersebar di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Secara nasional, Pertamina telah merealisasikan pengoperasian atas lembaga penyalur BBM Satu Harga sebanyak 321 titik di daerah-daerah Terdepan, Terluar dan Terpencil atau 3T.
Dari total 109 SPBU yang telah beroperasi di Regional Papua-Maluku, 45 di antaranya berada di wilayah Sales Area Retail Maluku sejak 2016.
“Khusus di tahun ini tantangan lebih berbeda dikarenakan adanya kondisi pandemi COVID 19 yang membatasi mobilisasi dan pembangunan SPBU – BBM 1 Harga. Dengan adanya SPBU ini, sekarang masyarakat dapat membeli BBM Subsidi dengan harga yang sama dengan masyarakat di daerah lain seperti di Jawa, Sumatera dan tempat lain sesuai dengan Perpres 191 Tahun 2014,” ujar Yoyok.
Sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam hal pengaturan, pengawasan, dan penyediaan BBM Nasioanal, Yapit Sapta Putra turut meminta bantuan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk turut mengawasi jalannya program ini. Dengan begitu, seluruh masyarakat bisa menikmati BBM bersubsidi ini secara merata, khususnya di Maluku.
“BPH tidak punya perwakilan di daerah provinsi, kita hanya ada di Jakarta, dengan keterbatasan personil dengan jangkauan luas, kita berharap BPH bisa bergandengan tangan di level Pemerintah pusat maupun daerah terkait dengan pengawasan,” pungkasnya.
Pemenuhan akan realisasi kebijakan BBM 1 Harga ini merupakan wujud komitmen dari Pertamina untuk terus memberikan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat. (edj)
Editor: Erna Djedi