Bahkan Desa Juuh yang menjadi perbatasan antara Kecamatan Awayan dengan Tebing Tinggi tidak bisa dilewati dengan kendaraan bermotor seperti roda dua maupun roda empat.
Untuk menangani kondisi Banjir, Bupati Balangan, Abdul Hadi, mengatakan pihaknya memerintahkan TRC dari BPBD untuk memantau dan membantu warga yang terkena banjir.
Petugas TRC ini sendiri, lanjut dia, telah dibagi ke beberapa wilayah yang terkena banjir, guna memantau, mengawasi serta membantu warga yang terkena musibah banjir.
“Kita juga mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makan warga yang terdampak banjir, untuk wilayah kecamatan awayan dan tebing tinggi kita dirikan di depan kantor camat awayan. Sedangkan satunya lagi, kita dirikan di Kecamatan Juai,” bebernya.
Ditambahkan, Plt kepala BPBD Balangan H Rahmi menuturkan kalau, saat ini pihaknya masih bersiaga di lapangan untuk memonitoring keadaan.
“Jika ada warga yang minta dievakuasi maka kami akan mengevakuasinya sementara untuk daerah bawah agar waspada dan berhati-hati serta mengamankan harta bendanya,” pungkas H Rahmi. (edj/hms)
Editor: Erna Djedi







