Pendiri Partai Demokrat Max Sopacua Meninggal di Usia 75 Tahun, dari Penyiar TVRI Hingga Terjun ke Politik
Pada Desember 2020, Max menyatakan diri keluar dari Partai Demokrat dan bergabung ke Partai Era Masyarakat Sejahtera (Partai Emas) yang didirikan oleh Hasnaeni.
Ia keluar dari Partai Demokrat karena merasa disingkirkan oleh partai itu, ia menyatakan "yang saya sayangkan, saya disingkirkan dari Partai Demokrat seperti meninggalkan atau menurunkan penumpang angkot di pinggir jalan."
Akan tetapi, menanggapi langkah Max yang keluar dari partai, Didik Mukrianto selaku Ketua DPP Partai Demokrat menyatakan bahwa "tidak ada yang ditinggalkan. Justru kepengurusan saat ini adalah tim kuat yang merepresentasikan kolaborasi utuh lintas generasi", Didik juga menambahkan bahwa dirinya "tidak melihat dan merasakan adanya kebijakan dengan basis subyektif dari Demokrat yang kemudian memarginalkan para pejuang dan kadernya."
Selang beberapa bulan kemudian tepatnya pada Februari 2021, Max mengundurkan diri dari Partai Emas,beberapa media massa menyebut hal ini ia lakukan agar dapat menyelenggarakan KLB yang bertujuan untuk melengserkan AHY sebagai ketum.
Akan tetapi, ia membantah hal tersebut, ia berasalan pengunduran dirinya dikarenakan ia sudah tidak sejalan dengan Partai Emas.
Sebelumnya pada 1 Februari 2021, AHY menyatakan bahwa partainya akan dikudeta, upaya pengambilalihan tersebut akan dilakukan oleh kader fungsional, mantan kader dan non-kader partai yang merupakan seorang pejabat tinggi di pemerintahan.
Max disebut-sebut oleh Syarief Hasan menjadi salah satu pelaku dari upaya kudeta, tetapi Max membantah dan merasa kesal atas tuduhan Syarief tersebut.
Pada 1 Maret 2021, Max mengungkapkan bahwa KLB Partai Demokrat akan digelar dalam waktu dekat, dan berharap KLB tersebut akan mengembalikan partai ke khittahnya sebagai partai terbuka dan bukan hanya untuk satu golongan atau keluarga saja.
Akhirnya KLB digelar pada 5 Maret 2021 di Deli Serdang, Sumatra Utara. Disela-sela KLB, Max menyebut bahwa Moeldoko sebagai calon kuat ketua umum yang baru.[32] KLB pun berakhir dengan terpilihnya Moeldoko sebagai ketua umum.