Oli mesin juga menjadi salah satu komponen penting, yang tidak boleh luput dari pengecekan. Biasanya, ketika bagian dalam mesin sudah terkontaminasi air, maka oli akan menjadi encer dan warnanya terlihat kecoklatan atau keabu-abuan seperti susu (milky). Jika sudah seperti itu, maka pengguna sepeda motor dilarang menyalakan mesin karena beresiko terjadinya water hammer.

Langkah yang paling tepat adalah mencari bengkel terdekat untuk menguras oli motor dan menggantinya dengan yang baru. Adapun cara untuk mengecek kondisi oli sangat mudah, cukup dengan memanfaatkan deep stick yang menyatu pada tutup oli mesin.

5. Bawa ke Bengkel Terdekat

Jika kerusakan yang terjadi pada motor dirasa cukup parah selepas melewati banjir dan tidak bisa ditangani secara mandiri, maka sebaiknya segera bawa motor ke bengkel terdekat untuk dilakukan pengecekan secara menyeluruh. Bagi konsumen sepeda motor Yamaha, dapat memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor yang memiliki fitur Informasi Dealer. Melalui fitur ini, konsumen dapat dengan mudah mencari lokasi dealer terdekat, termasuk info terkait layanan Service Kunjung Yamaha (SKY) yang dapat dipesan dengan sambungan telpon.

6. Cuci dan Lumasi Komponen Motor

Motor yang menerabas banjir biasanya menjadi kotor sehingga rawan berkarat. Oleh sebab itu, baiknya segera mencuci motor yang telah digunakan dan beri pelumas pada bagian yang rawan berkarat, seperti standard samping dan tengah, footstep, serta kaki-kaki motor.

Demikian tips dari Yamaha bagi para pengguna sepeda motor, namun perlu diingat, pilihan yang terbaik adalah tetap menghindari jalan yang tergenang banjir. Namun jika memang terpaksa harus melewatinya, pastikan tinggi air tidak melebihi lubang knalpot dan filter udara untuk menghindari masuknya air ke dalam mesin. (has/*)

Editor : Hasby