Waspada Banjir, Tiga Wilayah Sudah Terendam Ribuan Orang Diungsikan
Banjir bandang melanda beberapa kelurahan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, pada Sabtu malam (30/10). Peristiwa tersebut berlangsung pada pukul 20.00 waktu setempat. BPBD melaporkan ada sebagian warga mengungsi ke tempat ibadah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palopo melaporkan kejadian tersebut menerjang empat kelurahan di Kecamatan Telluwanua, yaitu Kelurahan Pentojangan, Jaya, Sumarambu dan Salubattang. Warga mengungsi ke masjid Nurul Ikhlas yang berada di Kelurahan Jaya. Petugas di lapangan masih melakukan pendataan terhadap warganya yang berada di tempat itu.
Selain mendata warga yang terdampak, petugas juga masih melakukan pedataan terhadap kerugian material akibat banjir bandang tersebut.
BPBD Kota Palopo bersama aparat kelurahan dan mitra terkait lainnya melakukan proses evakuasi warga, khususnya kelompok rentan. Dalam melakukan pendataan maupun pelayanan warga yang terdampak, BPBD dibantu para relawan Rumah Zakat.
Prakiraan cuaca di tingkat kecamatan, wilayah Telluwanua masih terpantau berpeluang hujan dengan intensitas ringan pada hari ini, Minggu (31/10). Namun demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan di wilayah hulu.
Kecamatan Setu, Tangerang Selatan
Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten. Drainase yang tersumbat memperparah peristiwa yang terjadi pada Minggu (31/10) pukul 15.00 waktu setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan melaporkan 31 KK terdampak dan 31 rumah terendam akibat fenomena tersebut. Tinggi Mata Air (TMA) saat kejadian berkisar antara 60 -100 sentimeter dan memaksa warga untuk mengungsi ke posyandu dan rumah kerabat.
"Diungsikan di posyandu dan rumah warga lainnya. Kita pasang tenda milik warga sekitar di depan posyandu," jelas Essa Nugraha dari BPBD Kota Tangerang Selatan melalui pesan singkat
Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.