WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Warga kawasan Gatot Subroto digegerkan dengan ditemukan jasad seorang kakek tua yang mengapung disebelah rumahnya, di Jl. Gatot Subroto IV, jl. Kayu Manis, Rt.34, Kel. Kebun Bunga, Kec. Banjarmasin Timur, sekira pukul 17.00 Wita, Kamis (21/10/2021)

Dari informasi yang dihimpun, korban bernama Suriansyah (80), yang merupakan warga setempat.

Wawan (37), Saksi yang pertama kali menemukan korban mengatakan, tadi sore saya bersama temannya mencari korban namun tidak ketemu, kita hubungi juga tidak bisa.

"Pas kita mau pergi dari rumah korban, ternyata tubuh korban ada mengapung di air disebelah rumah korban, sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi," ujar Pria yang juga merupakan teman korban, saat diwawancara wartabanjar.com, di lokasi kejadian.

Sebelumnya Wawan terakhir kali bertemu korban pada malam sebelumnya, Rabu (20/10) malam.

"Tadi malam kita masih bertemu dengan korban, dan masih terlihat normal saja," ucap Wawan.

"Ketika tadi pagi sekitar jm 9 pagi, saya mampir kerumah korban, pintu sudah dalam keadaan terbuka, kipas angin dan tv dalam keadaan menyala. Lalu saya cari korban namun tidak ketemu, jadi saya kira korban sedang keluar sebentar," tambah Wawan.

Karena tidak bertemu dengan korban, lantas Wawan pun beranjak dari rumah korban, namun sebelum pergi ia mengunci rumah tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan dan meletakan kuncinya di atas pintu.

"Karena saya memang akrab dengan korban dan juga keluarganya, saya sudah sering mampir kerumah korban, makanya saya tahu letak kunci rumah korban," kata Wawan.

Selanjutnya, pada sore hari ia kembali mencoba menjenguk korban bersama dengan teman saya, namun melihat rumah masih dalam keadaan yang sama ketika ia pergi tadi pagi.

Hingga akhirnya Wawan dan temannnya menemukan korban sudah tidak bernyawa lagi dalam keadaan mengapung di sebelah rumahnya.

Lebih lanjut, Wawan juga mengungkapkan, kalau korban hanya hidup sendiri di rumah tersebut, karena istrinya sudah meninggal lebih dulu, sementara anak-anaknya hidup terpisah dari korban.