Bupati Kolaka Timur bersama lima orang lainnya tengah menjalani pemeriksaan tim KPK di lantai dua ruangan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra.
Juru bicara KPK Ali Fikri juga membenarkan adanya OTT terkait dugaan tindak pidana korupsi di Kolaka Timur.
“Saat ini para pihak yang ditangkap dan diamankan masih dalam proses permintaan keterangan oleh tim KPK. KPK masih memiliki waktu untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung,” kata Ali saat dikonfirmasi.
Sebagai informasi, Andi Merya Nur baru tiga bulan menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur definitif, setelah Syamsul Bahri meninggal dunia akibat serangan jantung usai bermain sepak bola.
Saat itu Andi Merya Nur merupakan Wakil Bupati Kolaka Timur hasil Pemilihan Kepala Daerah Kolaka Timur tahun 2020. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






