Derby Papadaan Barito Putera Vs Borneo FC, Rizky Pora Dkk Gelar Doa Bersama
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Sesuai jadwal yang ditetapkan penyelenggara, hari ini, Jumat (17/9/2021), ada tiga pertandingan yang akan digelar.
Ketiga pertandingan tersebut, adalah antara Persela Lamongan melawan Persita Tangerang yang dihelat di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pukul 15.15 WIB.
Kemudian, Barito Putera Vs Borneo FC yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada pukul 15.15 WIB.
Laga ketiga, Persikabo 1973 melawan Persik Kediri pada pukul 18.15 WIB.

Di antara laga tersebut, salah satunya paling ditunnggu-tunggu masyarakat Kalimantan Selatan, yaitu laga antara Barito Putera melawan Borneo FC.
Menjelang laga melawan tim satu tanah, Kalimantan, ini skuad Barito Putera tadi malam menggelar doa bersama.
Tampak Rizky Pora dkk melaksanakan doa bersama, memohon agar pertandinga mendapatkan hasil sesuai harapan.
Sebagaimana diketahui, dua laga sebelumnya Barito Putera terpaksa menelan kekalahan.
Laga perdana Barito Putera di gelaran BRI Liga 1 ditaklukan Persib Bandung 1-0.
Kemudian laga kedua, melawan Bali United kalah 2-1.
Derby Papadaan
Borneo FC dan Barito Putera memang bukan tim sekota atau satu provinsi.
Namun label derbi sudah melekat saat dua tim bertemu, baik di kompetisi reguler maupun turnamen.
Alasannya adalah, kedua tim berasal dari Pulau Kalimantan. Jadi tak salah jika bertemunya kedua tim selalu dibarengi motivasi tinggi dari seluruh pemain untuk memenangkan pertandingan, karena ada nilai gengsi di dalamnya.
Dasar itulah yang membuat Terens Puhiri sangat bersemangat menyambut laga besok sore di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, saat bertemu Barito Putera. Kemenangan pun diharapkan Terens bisa diraih timnya, usai mengalami kekalahan di pekan kedua.
“Ya, pastinya saya pribadi sangat berharap bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan. Derby Papadaan mempunyai nilai lebih jika kami bisa memenangkannya,” ujar Terens.
Menurutnya, kekalahan dari Persik memang sangat menyakitkan. Terlebih gol lawan lahir di penghujung laga. Itulah sebabnya Terens ingin menebus beberapa kesalahannya di laga lawan Persik. Sebab ia mengakui dirinya beberapa kali gagal memberikan umpan matang ke mulut gawang.