Jalan Utama dan Jembatan di Kota Sampit Rusak Diterjang Banjir
WARTABANJAR.COM, SAMPIT-Kalimantan Tengah saat ini sedang dilanda banjir besar, di antaranya adalah di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Beredar video kondisi Kota Sampit, Rabu (8/9/2021), banjir melanda jalan trans utama dimana di situ ada jembatan penghubung Kota Sampit dengan Kota Banjarmasin.
Dikabarkan bahwa banjir telah setinggi pinggang orang dewasa, jalannya jadi rusak.
Jembatan tersebut belum selesai dikerjakan, terkena banjir membuat kondisi jembatan rusak dan tak bisa dilalui.
Jembatan itu merupakan penghubung Kota Sampit ke kota-kota lainnya di Kalimantan Tengah juga ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Karena kondisi ini, para pengendara dari arah Palangkaraya menuju Sampit harus berhati-hati.
Selain itu, jembatan (box culvert) di kilometer 15 Desa Kerengpangi, Katingan, Kalimantan Tengah terancam putus akibat sebagian ambruk akibat dihantam kuatnya arus air luapan Sungai Katingan, Senin (6/9/2021) malam.
Hujan deras disertai debit air Sungai Katingan yang tinggi dan derasnya arus air sungai menghantam jembatan atau box culvert di kawasan tersebut.
Kejadian ini mengakibatkan sebagian jembatan ambruk, sehingga sangat rawan dilalui kendaraan.
Beberapa relawan dan petugas kepolisian dari Polres Katingan, sejak sore hingga malam hari saat kejadian berusaha mengatur lalulintas di sekitar lokasi tersebut untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan Trans Kalimantan tersebut.
Kapolres Katingan, AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo yang langsung turun ke lokasi bersama jajarannya mengimbau kepada warga yang ingin melewati jalan tersebut untuk sementara berhati-hati, karena petugas sedang melakukan upaya perbaikan kerusakan box culvert yang rusak tersebut.
Melalui akun facebook, Pusdalops Kalteng, Kapolres mengimbau, agar pengendara yang ingin lewat sementara harus berhati-hati, karena pada titik kerusakan jembatan atau box culvert masih dalam tahap perbaikan. "Saya mengimbau kepada pengendara yang ingin melintas di kilometer 1 sampai 16 Desa Kerengpangi, Katingan, agar mengurungkan niatnya, atau waspada akibat kerusakan jembatan tersebut," ujarnya.
(ehn/aneka sumber)
Editor: Yayu Fathilal