Zulpan menerangkan langkah preventif pihak kepolisian telah dilakukan dengan berkoordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta TNI untuk memberikan penyuluhan agama agar kasus seperti ini tidak terulang lagi.
Sementara itu, paman korban, Bayu, orang yang pertama kali melihat perbuatan tersangka dan menyelamatkan korban menuturkan kroologis kejadian.
“Saat itu kami di depan rumah, si ibunya masih kesurupan. Tiba-tiba terdengar teriakan anak kecil. ternyata korban sedang dicungkil (matanya)”,” ujar Bayu.

Menurut Bayu, yang mencungkil mata korban adalah ibu kandungnya sendiri.
“Yang mendukung itu juga rata-rata ayahnya, kakeknya dan omnya,” ujar Bayu, yang mengaku melihat langsung saat si bocah itu dicungkil matanya.
Bayu mengungkapkan, ibu korban mengaku melihat sesuatu di dalam mata anaknya sehingga akan diambil. (edj/berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







