Isolasi Terpusat Covid-19 di Balai Diklat Sosial Banjarmasin dianggarkan Rp 1,2 Miliar
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Balai Besar Diklat Sosial Banjarmasin di Teluk Dalam Banjarmasin disiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) bagi warga terpapar Covid-19. Pemerintah Kota Banjarmasin menganggarkan dana Rp 1,2 miliar untuk menyiapkan tempat Isoter tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, saat ini menyelesaikan pembahasan kesiapan Isoter di Balai Besar Diklat Sosial Banjarmasin itu, dengan demikian secepatnya bisa melayani warga yang terpapar Covid-19.
Adapun anggaran sebesar Rp 1,2 miliar itu untuk memenuhi berbagai kebutuhan seperti konsumsi warga yang menjalani isolasi, honor petugas kesehatan dan lainnya.
"Ini sesuai instruksi pemerintah pusat dan pimpinan kita agar warga yang terpapar COVID-19 bisa tertangani dengan baik jika isolasi di tempat ini," bebernya.
Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina menyatakan disiapkannya tempat Isotar ini supaya warga maupun pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri harus ditangani dengan cepat dan bisa masuk ke tempat isolasi terpusat tersebut, tidak harus ke rumah sakit.
Sebab, lanjut Ibnu Sina, di tempat itu dilengkapi dengan pelayanan kesehatan maksimal, khususnya untuk keperluan oksigen bagi yang memerlukan.
"Kita dapat bantuan 25 unit oksigen konsentrator, salah satunya ada di tempat isolasi terpusat ini," ujar Ibnu Sina.
Menurut dia, tempat isolasi terpusat itu sebenarnya sudah setahun lalu disiapkan untuk penanganan COVID-19 ini, sehingga tinggal ditindak lanjuti dan disiapkan sarana prasarananya.
"Izin dari Kementerian Sosial untuk pengguna tempat itu sudah kita dapatkan, bahkan anggarannya pun sudah kita siapkan," papar Ibnu Sina.
Dia menyatakan adanya keberatan sebagian masyarakat sekitar tempat itu dijadikan pusat isolasi warga terpapar COVID-19, pihaknya akan segera komunikasi. "Kita pastikan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat di sana, dan masyarakat jangan khawatir," tuturnya.
Karena sekarang ini kondisi penyebaran COVID-19 sudah sangat darurat, Ibnu Sina berharap semua dapat memahaminya, ini penting untuk kebersamaan. "Kita memastikan pelayanan dan pengawalan bagi warga yang tertimpa musibah COVID-19 ini," ujarnya.