Jelang Rilis Neraca Perdagangan Juli Oleh BPS Berimbas Terhadap Rupiah

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak melemah menjelang rilis data neraca perdagangan Juli 2021 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada siang ini.

Rupiah dibuka melemah 22 poin atau 0,16 persen ke posisi Rp14.395 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.373 per dolar AS.

“Kekhawatiran pasar terhadap kenaikan kasus COVID-19 masih mendorong pelaku pasar mencari aset aman di dolar AS,” kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Data penjualan ritel AS pada Juli 2021 memburuk dan disinyalir karena efek kenaikan kasus COVID-19 di Negeri Paman Sam.

Di sisi lain, lanjut Ariston, pagi ini pasar akan menunggu data neraca perdagangan Juli 2021 yang diekspektasikan surplus lebih tinggi dari sebelumnya, yaitu lebih dari 2 miliar dolar AS.

“Bila demikian, ini bisa mendukung penguatan nilai tukar rupiah,” ujar Ariston.