Lelang Amal Penanganan Covid-19, Sepatu Greysia dan Apriyani Laku Masing-masing Rp 1 Miliar
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Minggu (8/8/2021), dihelat acara pengumpulan dana untuk membantu penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Acara yang dihelat PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK) yang menaungi SCTV, Indosiar, O'Channel dan Vidio.com bertajuk 'Konser Amal Indonesia Tangguh'.
'Konser Amal Indonesia Tangguh' berhasil menghimpun total dana senilai Rp 15.838.513.884.
Jumlah tersebut berasal dari donasi pemirsa serta pengguna Vidio senilai Rp 1.876.513.884, dari donatur, hasil penjualan barang memorabilia milik atlet kebanggaan Indonesia, dan sponsorship sebesar Rp 13.962.000.000.
Seluruh donasi yang terkumpul langsung diserahkan kepada Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) yang berada di bawah naungan EMTEK Group.
Para atlet kebanggaan Tanah Air yang sukses dan beprestasi di ajang olimpiade Tokyo 2020 juga ikut berdonasi dengan menjual barang memorabilia yang mereka punya di 'Konser Amal Indonesia Tangguh'.
Atlet angkat besi Windy Cantika Aisah menyumbangkan lifting suit merah yang dikenakannya saat berjuang di Olimpiade Tokyo 2020.
Lifting ini berhasil terjual Rp 1 Miliar, dan dibeli oleh BRI.
Kemudian Rahmat Erwin Abdullah melepas lifting suit hitam, dibeli PT PLN seharga Rp 500 juta.
Sepatu yang dipakai Anthony Sinisuka Ginting untuk meraih medali perunggu dibeli Rp 500 juta oleh BCA.
Kemudian, lifting suit merah milik Eko Yuli Irawan yang mengantarkan meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2020 berhasil dilepas seharga Rp 1,5 miliar, dibeli oleh Bukalapak.
Peraih Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, juga turut berpartisipasi di Konser Amal Indonesia Tangguh.
Sepatu Greysia Polii yang dipakai saat final, dibeli Bank Mandiri Rp 1 miliar.
Begitu juga sepatu milik Apriyani Rahayu juga dilepas senilai Rp 1 Miliar kepada Telkom Indonesia.
Donasi ini diberikan dalam konser amal bertajuk “Konser Amal Indonesia Tangguh” yang bertujuan menggalang dana dari masyarakat Indonesia dan juga korporasi baik BUMN maupun swasta untuk membantu pembiayaan operasionalisasi Kapal Isolasi Terpusat Terapung untuk pasien Covid-19 di beberapa wilayah Indonesia, khususnya di luar Jawa dan Bali.