Video Viral, Wanita Muda Nangis Ngaku Dirampok Hingga Suaminya Tewas, Ternyata Membunuh Bersama Selingkuhan


WARTABANJAR.COM, JAYAPURA – Video seorang wanita muda menangis di pinggir jalan di kawasan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, viral di media sosial dan aplikasi TikTok.

Video itu direkam oleh seorang warga yang sepertinya ingin menolong perempuan muda itu.

Tampak perempuan berambut panjang dalam video itu terlihat menangis di samping sebuah mobil sedan berwarna merah yang pintunya terbuka.

Perempuan berkulit putih itu lalu berjalan ke arah si perekam video.

Si perekam video mengatakan akan membantu wanita muda itu dan sudah menelepon polisi.

Perempuan muda yang belakangan diketahui bernama Virgita Legina Hellu, berusia 25 tahun, menangis sambil menunjukkan tangannya yang berdarah.

erempuan muda yang belakangan diketahui bernama Virgita Legina Hellu, berusia 25 tahun, menangis sambil menunjukkan tangannya yang berdarah.

Di dalam mobil yang ditumpangi Virgita tampak sesosok jasad pria yang tak lain adalah Nasruddin alias Acik (45), seorang pedagang emas, suami dari Virgita.

Berdasarkan keterangan Virgita, ia dan suami menjadi korban perampokan di jalan itu.

Saat melintas di Jalan Hanurata, mobil mereka diberhentikan oleh empat orang yang tak dikenal.

Dari keterangan Virgita, saat itu dirinya sedang tertidur dan tiba-tiba terbagun.

Ia sangat terkejut melihat suaminya sudah diancam dengan pisau.

Mereka diminta menyerahkan barang berharga, akan tetapi korban menolak yang membuat pelaku melakukan penganiayaan dengan benda tajam.

Sementara itu si istri juga di ancam senjata tajam.

Masih berdasarkan keterangan Virgiya, bahkan saat dirinya hendak melindungi korban yang sudah jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang, ia juga mendapat luka di bagian tangan kanannya.

Para pelaku pun melarikan diri dan membawa tas milik istri korban.

Saksi tidak mengetahui keempat pelaku kabur dengan menggunakan kendaraan jenis apa lantaran kondisi TKP yang gelap.

Dari keterangan Kapolsek, AKP Jubelina, saat mendapat lamporan perampokan tersebut anggotanya langsung mengamankan TKP dan menghubungi mobil jenazah RS Bhayangkara Jayapura.