“Penanganan COVID-19 tetap harus diperhatikan sebaik-baiknya. Sehingga ekonomi tetap jalan dan penanganan COVID-19 mulai dari tracking dan segalanya itu terus berjalan juga,” ucapnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi berharap, pelaksanaan PPKM mikro ini, Satgas COVID-19 Kota Banjarmasin yang terdiri dari TNI-POLRI dan pemerintah Kota Banjarmasin dapat terus meningkatkan pengawasan.
“Dengan perpanjangan kali ini lagi, harapannya penguatan fungsi pengawasan diperkuat yakni kepada Satpol PP, Camat, serta Lurah yakni selalu menerapkan 3 M-nya,” ujarnya.
Untuk kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin hingga kemarin (17/6) dari data Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel ada penambahan 24 kasus hingga totalnya kasus positif COVID-19 di Kota Banjarmasin sebanyak 9.295.
Sementara itu hingga kemarin tidak ada penambahan kesembuhan, jadi yang sembih totalnya sudah sebanyak 8.973 orang, di mana yang meninggal dunia sebanyak 210 orang. (ant)
Editor: Erna Djedi







