WARTABANJAR.COM - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Bina Marga menghadiri Kunjungan Lapangan dan Rapat Koordinasi Pemantauan Progress pembangunan jembatan dan jalan pada 21-23 April 2026.

Adapaun paket pembangunan yang dimaksud adalah Paket Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau
Laut, Paket Pembangunan Ruas Jalan Lintas Tengah Pulau Laut, Paket Pembangunan Ruas Jalan Gunung Papua, dan Paket Pembangunan Ruas Jalan Kelok 12.

Kegiatan ini guna identifikasi permasalahan, potensi resiko, progress percepatan, dan pemantauan.

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan evaluasi terhadap kondisi lapangan, mutu pekerjaan, kendala teknis, serta penerapan keselamatan kerja.

Sekaligus koordinasi antara dinas, konsultan pengawas, dan penyedia jasa untuk mencari solusi atas hambatan yang dihadapi.

Secara umum, bahwa koordinasi di lapangan berjalan dengan baik dan mendukung percepatan pelaksanaan pekerjaan.

Proyek strategis Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut akan dilaksanakan dengan skema tahun jamak (multiyears) selama periode 2026 hingga 2028.

Nilai anggaran pembangunan mencapai Rp750 miliar per tahun, dengan sumber pembiayaan berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp550 miliar.

Serta kontribusi masing-masing Rp100 miliar dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Selain dukungan dari pemerintah daerah, proyek ini juga mendapatkan sokongan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan nilai sekitar Rp3 triliun yang turut dialokasikan melalui skema multiyears hingga tahun 2028. (Wartabanjar.com/*)

Editor Restu