Ramadan menambahkan, Sistem Informasi dan Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag mencatat bahwa ada 15.476 jemaah haji khusus dan 198.371 jemaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.
Keputusan Menteri Agama No 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H /2020M memberikan pilihan kepada jemaah untuk mengambil kembali setoran pelunasannya. Jemaah haji reguler dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kab/Kota) tempat mereka mendaftar.
“Untuk haji khusus, mereka mengajukan permohonan pengembaliannya ke Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) tempat mendaftar,” imbuhnya.
Adapun pada tahun 2020 ada 1.688 jemaah reguler dan 438 khusus yang mengajukan pengembalian setoran lunas.
Terpisah, Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Kalsel, H Ahmad Syauqi mengatakan, untuk di Kalsel sampai saat ini belum ada pengajuan resmi dari calon haji. (has)
Editor : Hasby







