Kementerian Kesehatan Indonesia mengatakan pada 12 Mei bahwa studinya terhadap 120.000 petugas kesehatan yang telah menerima vaksin menemukan bahwa vaksin itu 94 persen efektif untuk mencegah penyakit simtomatik.

Dalam evaluasi awal, panel SAGE menemukan bahwa suntikan itu efektif dalam mencegah COVID-19 pada orang dewasa di bawah 60 tahun, tetapi beberapa data kualitas tentang risiko efek samping yang serius masih kurang.

Evaluasi tersebut mengutip kesenjangan bukti dalam keamanan untuk kehamilan, dan pada keamanan dan perlindungan klinis pada orang dewasa yang lebih tua, mereka yang memiliki penyakit yang mendasarinya, dan evaluasi efek samping yang jarang terdeteksi melalui pemantauan keamanan pasca-otorisasi.

Para ahli SAGE, yang mengeluarkan rekomendasi kebijakan untuk negara bagian dan pedoman dosis, meninjau data klinis Sinovac bulan lalu.

China telah mengerahkan ratusan juta dosis vaksin Sinopharm dan Sinovac di dalam negeri dan mengekspornya ke banyak negara, terutama di Amerika Latin, Asia dan Afrika. (ant)

Editor: Erna Djedi