Berikut Perkara Agar Amal Bernilai disisi Allah Swt

Ketika salah seorang dari Umatnya meniti titian hampir tergelincir kakinya, maka Nabi berdoa : ” Yaa Rabb Sallim ” Yaa Allah Selamatkan lah, maka selamat itu orang meniti titian.

  1. Mengangkat seseorang dari neraka ke surga.
  2. Meninggikan derajat seseorang di dalam Surga.

Dari ini penjelasan maka terbukalah wawasan kita bahwa hendaklah mengutamakan amal, setelah kita beramal barulah kita mengharap syafaat sebagai bentuk investasi atau jaga-jaga jikalau amal ibadah kita tersebut kecil nilainya disisi Allah SWT.

Yang demikian itu bentuk syafaat dari Nabi Muhammad SAW. tentu syafaat dari Wali-wali, syuhada, ulama jauh lebih dibawah tingkatannya dari syafaat Baginda Nabi Muhammad SAW.

dan itu Syafaat para Wali-wali, syuhada, dan Ulama berlaku setelah mereka ditimbang amalnya oleh Allah SWT. dan jikalau timbangan amal mereka tinggi disisi Allah barulah Baginda Rasulullah memberi izin kepada mereka untuk memberi syafaat umat, namun jikalau mereka belum lagi ditimbang amalnya maka mereka pun tidak akan dapat memberi syafaat, karena mereka pun masih mengharapkan syafaat Nabi Muhammad SAW.

Semoga kita dan masyarakat lebih meningkatkan minat untuk menuntut ilmu yang meninggkatkan keimanan, bukan menuntut ilmu yang membuat diri merasa aman sehingga mengentengkan ibadah dan lebih mengutamakan berkat dan syafaat.

Semoga kita dan masyarakat lebih meningkatkan minat untuk menuntut ilmu agar sahnya ibadah, bukan asal menunaikan ibadah saja. Aamin Yaa Rabbal ‘alamin. (*)

Editor : Hasby