"Kemarin dikasih bibit sebanyak tujuh kwintal kotor dan setelah dibersihkan dapat lima kwintal yang bisa di taman. Alhamdulillah sampai saat ini berhasil aja, untung aja," ujarnya.

Di Tapin, catatan Dinas Pertanian wilayah potensial pengembangan bawang merah ada sekitar 400 hektar yang terbagi di Kecamatan Bungur, Tapin Selatan, Binuang dan Hatungun.

Saat ini bawang merah di Tapin hanya dilakukan tanam setiap satu tahun sekali pada saat petani selesai panen padi tepatnya saat musim kemarau.

Verietas bawang merah yang sudah cocok dan dikembangkan di Tapin diantaranya bima brebes, super philip dan biru lancor. (ant)

Editor: Erna Djedi