“Saat kapal itu tenggelam mereka menyelamatkan diri menggunakan rakit,” kata Yopi.
Menurut dia, petugas SAR sempat mengalami kesulitan saat berusaha mengevakuasi awak kapal tersebut karena cuaca kurang bersahabat.
“Sempat kesulitan untuk menemukan posisi korban, (karena) jarak pandang yang terbatas dan kondisi cuaca yang kurang mendukung, apalagi di malam hari,” katanya.
KM Sinar Bontang mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Sampit, Kalimantan Tengah, menuju ke Pontianak, Kalimantan Barat.
Kapal bermuatan karet yang diawaki oleh delapan orang itu mati mesin dan tenggelam di antara perairan Kakap dan muara Jungkat. (ant)
Editor: Erna Djedi







