Untuk mendapatkan dana tersebut, Mukhyar meminta para camat agar mengajukan permohonan terlebih dahulu ke Badan Keuangan Daerah untuk mencairkan dana tersebut.
Dia berharap, dengan dialokasikannya dana tersebut tidak ada lagi alasan bahwa penerapan PPKM berskala mikro di Banjarmasin tidak bisa berjalan dengan optimal.
“Kami minta agar kecamatan lebih aktif, bila ingin dana turun lebih cepat. Karena sudah ada alokasi dana, jadi tidak ada alasan PPKM Mikro tidak berjalan,” pungkasnya.
Sebagaimana data Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel pada 10 Mei 2021, kasus COVID-19 di Kota Banjarmasin totalnya sudah sebanyak 8.977 orang terjangkit, sementara yang sudah sembuh sebanyak 8.253 orang dan meninggal dunia sebanyak 199 orang. (ant)
Editor: Erna Djedi







