“Karena semua orang tahu, bahwa narkoba berdampak terhadap kesehatan dan nyawa yang berujung pada kematian,” ujar Athaillah yang juga Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila HST.
“Masyarakat HST dan publik Kalsel khususnya sangat menunggu ekspos atau penjelasan resmi dari Badan Narkoba Nasional Provinsi (BNNP) setempat tentang penangkapan terduga bandar besar narkoba jenis sabu-sabu di HST beserta jaringannya,” lanjut wakil rakyat asal Bumi Murakata tersebut.
Mantan aktivis/pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bumi Murakata HST itu berharap kasus narkoba tersebut bukan jaringan international sebagaimana harapan Sekretaris Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel H Suripno Sumas SH MH seperti dilansir Antara beberapa waktu lalu.
Sebagaimana informasi beberapa waktu lalu BNNP Kalsel menangkap jaringan terduga bandar besar narkoba di HST yaitu HAS (60 th), warga Mahang, Kecamatan Pandawan, sekitar 2 Kg sabu pada 29 Maret lalu.
“Kita baik secara pribadi maupun selaku wakil rakyat mengapresiasi atas kerja BNNP atau aparat kepolisian Kalsel yang berhasil menggagalkan peredaran peredaran barang haram yang membahayakan kelangsungan generasi bangsa,” demikian Athaillah Hasbi. (ant)
Editor: Erna Djedi







